Dimasa itu Aku datang ke suatu tempat yang dimana sekarang menjadi tempatku.
Tempat dimana padahal Aku selalu melalui jalanan didepannya dan tak pernah tahu apa yang ada disebalik pagar dengan gerbang berwarna biru itu. Kebingungan diawal, lalu Aku datang dengan tujuan yang sama dengan orang lain, agar dapat dipekerjakan. Akhirnya singkat cerita dan beruntungnya Aku dapat diterima dipekerjakan disana.
Aku jalani tuntutan & rutinitasku disana, nafas berhembus, detik berjalan berganti menit, lalu jam, lalu minggu, bulan ke bulan dan akhirnya tepat setahun Aku disana.
Dalam itu Aku hanya tertuju pada satu wanita. Entah hanya mengikuti naluri, tapi hati kecilku mengakui bahwa wanita itu berparas amat cantik. Ya, Ia juga bekerja disana. Dan ternyata terungkap bahwa Ia adalah kakak kelasku dulu.
Berkomunikasi seperlunya, dengan debar jantung yang tak biasa. Aku tak tahu makna yang Aku rasa, pikirku siapa tahu hanya kagum dan terpana.
Namun ada yang aneh, malah Aku berniat mendekatinya. Aku yakin ini cinta, tapi Aku biasa jatuh cinta. Apakah ini cinta yang berbeda? Atau mungkin tanpa aku sadari malah ini yang dinamakan cinta yang sesungguhnya?
Dan sebaliknya mungkin karena tingkahku yang jaim lalu sulit untuk seorang wanita untuk tahu rasa cinta yang aku rasa.
Tanpa kusebut nama dalam doa, selalu kumohon kepada sang pencipta, agar yakinkan dia kepadaku, dan juga jangan kurangi rasa yakinku kepada wanita itu. Dan izinkan ku memperistrinya.
5 Maret
Share this
Related Articles :
Subscribe to:
Post Comments (Atom)



0 komentar
Post a Comment